Kamis, 22 Mei 2014

Sahabat

Sahabat bagi gue itu adalah nafas...
manusia sangat butuh sekali nafas gak ada nafas yaa manusia mati.
itulah sahabat menurut gue. ada dikala suka maupun duka, jangan mau sukanya aja dukanya mahh gak mau.

Gue punya 2 orang sahabat cewek sahabat dari smk. yaa orangnya si lucu, kocak, jail lagi kadang gue juga sii yang suka jail. hehehe ..
ada kejadian lucu saat gue sama teman gue lagi cari kerjaan bareng. naik motor helm pasti 2 kan?? dipake dahh tuhh helm sama temen gue, sampai tempat yang gue tuju ada  satpam ngomong gini "neng itu pakai helmnya terbalik" gue kaget pas gue menghadap kebelakang lahh iya temen gue pakai helm terbalik. hhhahha sumapah itu kejadian kocak banget jadi dari awal pergi sampai tempat tujuan temen gue pakai helm terbalik. :D :D

Kalau teman gue yang satu lagi sihh kayanya gue belum pernah ada kejadian lucu yaa sama dia, cuma yang dari dulu gak pernah hilang dari sihh itu orangnya males banget mandi jarang mau pakai bedak pula. pokoknya banyak dehh tapi sii perlahan mulai hilang dikit-dikit sifatnya yang kaya gitu.

Yaa walaupun sifat mereka gitu mereka berdua tetap sahabat terbaik gue apapun keadaanya.
teman yang selalu ada buat gue, selalu mendengarkan keluh kesah gue, selalu mau menampung curhatan gue walaupun gue jarang curhat juga sii hhehe dan yang paling penting mereka selalu support gue.

I LOVE YOU GUYS <3 <3

Rabu, 21 Mei 2014

Ayah

Ayah ...
Sepertinya sudah lama gue gak mengucapkan kata-kata itu. 8 tahun berlalu 
rasannya seperti mimpi, mimpi buruk buat gue.Ingin sekali ... memeluknya, merangkulnya, menceritakan semua keluh kesah gue selama ini.tapi itu hanyalah sebuah mimpi buat gue..

Tuhan hanya memberi gue 10 tahun untuk mengenalnya. kadang gue bertanya "kenapa tuhan .. nasibku begini kau ambil semua orang aku sayang ??? aku ingin sekali mengenalnya lebih lama.."tapi aku pun berfikir, mungkin tuhan lebih sayang kepadanya dan mungkin tuhan sudah punya rencana lain untuk gue.

Kata Ku

Aku letih bibir mengucap, lelah ragaku untuk ungkapkan perasaan yang menganjal di liang hati...
berulang kali ungkap rasa yang kurasa, tak kuasa lama-lama bila tersimpan tak di lontarkan...
ingin dekat denganmu walaupun berdiam tak ada kata tak ingin juga ku ungkapkan kata karna bagimu kata-kata ku adalah angin yang sekejap menghilang...

Mungkin kau akan menjauh, mungkin juga  kau tak akan mengenal ku lagi..
tapi apakah mungkin ku kan bisa jauh dan tak mau mengenal mu lagi ??

Bila kau menjauh aku kan menjauh, saat kau mendekat mungkin aku sudah menjauh..
tapi apakah kau akan mendekat ???